{"id":3593,"date":"2025-08-20T13:06:10","date_gmt":"2025-08-20T13:06:10","guid":{"rendered":"https:\/\/www.nuansasupranatural.com\/?p=3593"},"modified":"2025-08-20T13:06:10","modified_gmt":"2025-08-20T13:06:10","slug":"makna-di-balik-filosofi-keris-tilamsari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.nuansasupranatural.com\/?p=3593","title":{"rendered":"Makna di Balik Filosofi Keris Tilamsari"},"content":{"rendered":"<p>Dalam Terminologi Jawa, Tilam memiliki kandungan makna atau arti sebuah tikar yang terbuat dari anyaman daun yang dipergunakan untuk alas tidur, diistilahkan sebagai kondisi sedang tirakat atau prihatin. Masih tidur dengan alas yang keras belum dengan menggunaakan alas yang empuk. Sedangkan Sari memiliki arti bunga atau kembang yang memiliki filosofi luhur lambang rasa bakti terhadap orang tua. Kemulyaan hidup dan keharuman nama.<\/p>\n<figure id=\"attachment_3591\" aria-describedby=\"caption-attachment-3591\" style=\"width: 1067px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-3591 size-full\" src=\"https:\/\/www.nuansasupranatural.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/wungon-1.jpg\" alt=\"\" width=\"1067\" height=\"1313\" srcset=\"https:\/\/www.nuansasupranatural.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/wungon-1.jpg 1067w, https:\/\/www.nuansasupranatural.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/wungon-1-244x300.jpg 244w, https:\/\/www.nuansasupranatural.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/wungon-1-832x1024.jpg 832w, https:\/\/www.nuansasupranatural.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/wungon-1-768x945.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1067px) 100vw, 1067px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-3591\" class=\"wp-caption-text\"><em>Gus Cokro ST, Pakar Perkerisan Nasional.<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Pada zaman dahulu, para orang tua biasanya secara turun temurun akan memberikan putranya yang sedang menjalani pernikahan dengan keris\u00a0 dhapur Tilamsari, yang artinya untuk mengingatkan kepada sebuah tujuan yang hanya bisa dicapai dengan laku prihatin (tirakat) dan doa. \u00a0\u00a0Hakekat \u00a0dan tujuan dari laku prihatin (tirakat) dan doa adalah usaha untuk menjaga agar kehidupan manusia selalu mendapatkan keberkahan dan kesejahteraan lahiriah dan batiniah, selamat dan sejahtera dalam lindungan Tuhan.<\/p>\n<p>Selain hal di atas manusia juga agar dihindarkan dari berbagai kesulitan-kesulitan dan terkabul segala keinginannya. Yang membuat orang dapat berhasil mencapai tujuannya dengan menjalankan suatu laku prihatin (tirakat) adalah bukan semata-mata karena bentuk laku-nya, melainkan karena mereka akan tetap bijaksana dalam menjalankan hal-hal yang bersifat positif serta menjauhi hal-hal yang bersifat negatif.<\/p>\n<p>\u201cSehingga segala sesuatu yang dikerjakan akan terkondisi pada arah yang benar untuk mencapai tujuannya, dan tentu saja doa merupakan kendaraan yang\u00a0 dapat mempercepat tujuannya,\u201dkata Gus Cokro ST pakar Perkerisan Nasional bangga.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam Terminologi Jawa, Tilam memiliki kandungan makna atau arti sebuah tikar yang terbuat dari anyaman daun yang dipergunakan untuk alas tidur, diistilahkan sebagai kondisi sedang tirakat atau prihatin. Masih tidur dengan alas yang keras belum dengan menggunaakan alas yang empuk. Sedangkan Sari memiliki arti bunga atau kembang yang memiliki filosofi<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3594,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[39],"tags":[],"class_list":["post-3593","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pusaka",""],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.nuansasupranatural.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3593","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.nuansasupranatural.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.nuansasupranatural.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nuansasupranatural.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nuansasupranatural.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3593"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.nuansasupranatural.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3593\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3595,"href":"https:\/\/www.nuansasupranatural.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3593\/revisions\/3595"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nuansasupranatural.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3594"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.nuansasupranatural.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3593"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nuansasupranatural.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3593"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nuansasupranatural.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3593"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}