Dalam rangka pelantikan kepengurusan PEPADI Kabupaten Sleman, Yogyakarta periode 2026 – 2031, dalang Milenial Indonesia yakni K.R.A.Ki.H.Gunarto Gunotalijebdro.SH.MM, pada hari Minggu 1 Maret 2026, bertempat di Gedung Kesenian Sleman, Jln.Turgo Jaran Tridadi, Sleman, Yogyakarta akan mengadakan pagelaran seni budaya wayang kulit dan akan berkolaborasi dengan 30 dalang RUDHAL (Rukun Dhalang) Yogyakarta.

Dalam acara ini nantinya bakal meriah serta banyak menghibur para penggemar dan pecinta seni budaya wayang kulit. Mengingat baru kali ini terjadi dalam semalam berkumpul bersatu 30 dalang wayang kulit saling bekerja sama memadukan kemampuannya di panggung pewayangan sesuai dengan ciri khasnya masing-masing. Intinya untuk mensukseskan acara inti, yakni pelantikan pengurus PEPADI wilayah Sleman, Yogyakarta.
Pagelaran swni budaya wayang kulit yang akan di mulai pukul 21.00 dan mengambil lakon “Narpati Ngawangga” ini juga akan di dukung oleh MC Trinil dan Dalijo Angkring. Wah…sungguh pagelaran seni budaya wayang kulit yang sungguh luar biasa…dan dapat di pastikan acara ini nantinya akan memberikan seburan segar bagi masyarakat pecinta dan penggemar seni budaya wayang kulit.

Nah…dari 30 dalang Rudhal yang akan ikut memeriahkan acara spektakuler ini antara lain adalah: Ki Sudarminto, Ki Sutejo, Ki Margiyono, K.R.A.Ki.Gunarto Gunotalijendro.SH.MM (Dalang Milenial Indonesia), Ki Edi Suwondo, Ki Bambang Soelistyo, Ki Sujanto, Ki Hery Nugroho, Ki Faisal Noor Singgih, Ki Yuwono, Ki Rustiyanto, Ki Hadi Sutoyo, Ki Bambang WN, Ki Geter Pramuji Widodo, Ki Sri Mulyono, Ki Gadhing Pawukir, Ki Fani Rickyansyah, Ki Yusuf Anshor, Ki Catur Kuncoro, Ki Gondo Suharno, Ki Juang Perkasa, Ki Mendhot Swasana, Ki Kuat Hadi Samono, Ki Surono, Ki Aneng Kiswantoro, Ki Singgih Nurjono, Ki Kiswan Dwinawaeka, Ki Sunu Prasetyo, Ki Bayu Aji Nugroho dan Ki Sulis Priyanto.

Dari aksi kolaborasi 30 dalang Rudhal Yogyakarta ini tentunya masing- masing nantinya akan menunjukkan kepiawaiannya dalam kiprahnya di panggung dunia pakrliaran. Seperti halnya K.R.A.Ki.H.Gunarto Gunotalijebdro.SH.MM, yang merupakan dalang duta budaya Internasional ini nantinya juga akan menunjukkan kepiawaiannya di atas panggung pakeliran. Dalam aksinya di panggung saat ontowacono beliau selalu menggunakan tiga bahasa, yakni Inggris, Indonesia dan jawa. Tujuannya adalah untuk memberikan hiburan dan wayang agar supaya dapat selalu di terima para generasi muda di saat zaman globalisasi seperti sekarang ini. Luar biasa…
“Wayang adalah kebanggaanku.Wayang adalah jagadku dan hidup wayang Indonsia untuk selamanya,”tutur K.R.A.Ki.H.Gunarto.Gunotalijendro.SH.MM, bangga.