“Sang Dalang Salto” Akan Menghibur Masyarakat Wonosari Dengan Suguhan Lakon: “Baladewa Jumeneng Narendra”

“Sang Dalang Salto” Akan Menghibur Masyarakat Wonosari Dengan Suguhan Lakon: “Baladewa Jumeneng Narendra”

Bagi masyarakat yang berada di wilayah Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta dan sekitarnya pada hari Sabtu (malam minggu), 16 Mei 2026 akan mendapatkan hiburan segar, yakni akan di gelarnya sebuah pertunjukkkan seni budaya wayang kulit. Pagelaran ini nantinya akan di meriahkan oleh tokoh dalang Duta Budaya Internasional atau “Sang Dalang Salto yakni, K.R.A.Ki.H.Gunarto Gunotalijendro. SH.MM. Pagelaran seni budaya wayang kulit warisan leluhur yang sangat adiluhung tersebut.akan di gelar di lokasi Area Patung Sapi, Sumber Mulyo, Kepek Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta, mulai pukul 20.00 WIB s/d selesai dengan suguhan lakon: “Baladewa Jumeneng Narendra”.

“Sang Dalang Salto” K.R.A.Ki.H.Gunarto Gunotalijendro.SH.MM.

Nah….tentunya acara pagelaran seni budaya wayang kulit kali ini dapat di pastikan bakalan sangat meriah serta mendapatkan respon yang positif dari para masyarakat pecinta dan penggemar seni budaya wayang kulit. Hal ini dikarenakan cerita atau lakon yang akan di sajikan oleh dalang peraih penghargaan Datuk Dirajawali Manggala Diraja dari Murthi Buana (Museum Rekor Dunia) ini sudah banyak di tunggu oleh para penggemar seni budaya wayang kulit baik Nasional mapun Internasional. Wahh…sungguh luar biasa ya guys…

K.R.A.Ki.H.Gunarto Gunotalijendro.SH.MM (Tengah) Bersama KGPH Yudaningrat dan Duta Besar, Dimas Samudro Rum.

“Seni budaya wayang kulit memang harus kita sengkuyung bersama untuk melestarikannya. Hal ini bertujuan agar supaya budaya warisan leluhur bangsa kita ini tidak gampang kita punah di telan gelombang zaman yang sekarang serba modernisasi.Kita sebagai penerus wajib untuk ikut serta melestarikan peninggalan leluhur kita ini agar tidak punah, justru kita selalu berharap agar seni budaya warisan leluhur kita ini dapat dinikmati oleh para regenerasi kita. Saya akan selalu bersemangat untuk menduniakan seni budaya wayang kulit warisan leluhur bangsa kita yang sangat berharga ini, kata dalang Duta Budaya Internasional atau dalang Milenial Indonesia, K.R.A.Ki.H.Gunarto Gunotalijendro.SH.MM, semangat yang tinggi.

K.R.A.Ki.H.Gunarto Gunotalijendro.SH.MM bersama Gusti Pangeran Adipati Benowo.

K.R.A.Ki.H.Gunarto Gunotalijendro.SH.MM yang merupakan tokoh dalang sejuta prestasi ini cukup sangat dikenal akan kepiawaiannya yang luar biasa di panggung seni budaya wayang kulit, baik di dalam maupun di luar negeri. Hal tersebut dilakukan oleh dalang berjuluk”Sang Dalang Salto Sewengi Ping Seked” ini lantaran beliau memiliki niat untuk memodernisasi dunia pakeliran dengan sentuhan milenial. Tujuannnya adalah agar nantinya seni budaya wayang kulit dapat diterima dan bisa dinikmati secara langsung oleh para regenerasi kita.

K.R.A.Ki.H.Gunarto Gunotalijendro.SH.MM, bersama PNA Mas’ud Thoyib Jayakarta Adiningrat.

Apalagi dalam penampilannya di setiap panggung pewayangan, dalang peraih penghargaan dari Konsulat Jendral San Fransisco – USA dan pemecah Rekor MURI 2024 ini sering mempergunakan 3 bahasa, Inggris, Indonesia dan Jawa. Selain itu beliau juga memasukkan seni musik dan alunan lagu-lagu yang sedang ngetrend di tengah masyarakat. Tujuannya adalah agar supaya seni budaya wayang kulit dapat selalu bisa menarik perhatian dan dinikmati para kawula muda kita.

K.R.A.Ki.H.Gunarto Gunotalijendro.SH.MM, santai sejenak usai mendalang di Negeri Kangguru, Australia.

Dalam kiprahnya di panggung dunia seni pakeliran, dalang peraih penghargaan dari Tahta Suci Vatikan dan Persatuan Biarawan/Wati Dunia ini nampaknya telah meraih keberhasilannya. “Konser Wayang Milenial Indonesia” berhasil menciptakan suasana yang sangat segar dan relevan dengan adanya perkembangan zaman yang kini serba modern dan canggih. Dengan segala pencapaiannya, K.R.A.Ki.H.Gunarto Gunotalijendro.SH.MM tidaklah hanya dapat menghidupkan kembali dunia pakeliran, akan tetapi jsutru juga dapat mengubahnya menjadi sebuah bentuk seni yang terus dapat perkembang dan relevan sesuai dengan peradapan zaman. Sungguh….luar biasa kiprah dalang Milenial ini ya guys….

K.R.A.Ki.H.Gunarto Gunotalijendro.SH.MM bersama para penggemarnya para masyarakat Internasional

“Wayang merupakan kebanggannku.Wayang adalah jagadku dan hiduplah Wayang Indonesia selamanya,” tutur K.R.A.Ki.H.Gunarto Gunotalijendro.SH.MM bersemangat.

K.R.A.Ki.H.Gunarto Gunotalijendro.SH.MM santai sejenak saat usai mendalang di Negera Kanada.

Dalam kisah lakon “Baladewa Jumeneng Narendra” menceritakan sebuah momen yang sangat penting tatkala Raden Kakrasana menaiki tahta untuk menjadi raja di Negeri Mandura dengan gelar Prabu Baladewa ungtuk menggantikan ayahandanya Prabu Basudewa. Prabu Baladewa di kenal sebagai sosok yang sangat jujur dan sangat tegas tapi gampang marah. Prabu Baladewa memimpin Negeri Mandura dengan mengutamakan kesejahteraan untuk rakyatnya serta membangun sektor ekonominya. Prabu Baladewa merupakan kakak dari Narayana atau Prabu Kresna.

Pesinden yang beraksi membuat para penontonnya bergembira bersama

 

Prabu Baladewa menaiki tahta di Negeri Mandura setelah Kangsa tewas dan menikah dengan putri Prabu Salya dari Negeri Mandaraka bernama Dewi Erawati. Kendati Prabu Baladewa di kenal sangat galak dan mudah marah, sebenarnya Prabu Baladewa adalah seorang raja yang jujur dan adil.

Penonton Wayang K.R.A.Ki.Gunarto Gunotalijendro.SH.MM selalu membludag.

Nah…inilah sekilas  lakon dalam dunia pewayangan “Baladewa Jumeneng Narendra”, untuk lebih dalam dan rinci lagi ayoo…kita saksikan bersama bersama di arena pagelaran seni budaya wayang kulit kali ini. Tapi…bagi para penggemar dan pecinta seni budaya wayang kulit di manapun berada yang belum sempat hadir ke lokasi pagelaran tidaklah usah khawatir bab acara pagelaran kali ini akan di tayangkan secara langsung oleh Channel Youtub Andika Multimedia New dan Gatot Jatayu New. Nah…selamat menyaksikan semuanya….