Tarian Tradisional Dolalak, Terispirasi dari Pesta Para Serdadu Belanda
Tari Dolalak adalah tarian tradisional peninggalan pada jaman Belanda yang di mainkan oleh beberapa penari pria atau wanita dengan seragam prajurit. Tarian ini merupakan salah
Majalah Online
Dalang Milenial Indonesia Meriahkan Acara “Indonesia Shadow Puppet Show” di New Zealand
Dalang Milenial Indonesia Akan nDalang di Alun-Alun, Wonosari, Gunung Kidul
Ketua Umum FKPPAI Hadiri Prosesi Ritual Akbar “Labuhan Segoro Kidul”
“Konser Wayang Milenial Indonesia” Akan Meriahkan Acara Napak Tilas Eyang Djoego
Tuk Bima Lukar, Mata Air Awet Muda
Tragedi Raden Pabelan, dengan Petualang Cintanya
Legenda dan Mitos Keberadaan Batu Semaur
“Dalang Milenial Indonesia” Akan Meriahkan HUT DKI Jakarta ke 499 Tahun
DPD FKPPAI Jawa Tengah Akan Gelar “Labuhan Segoro Kidul”
Mengulik Sekilas Makna Filosofi Keris Dhapur Jangkung
Tari Dolalak adalah tarian tradisional peninggalan pada jaman Belanda yang di mainkan oleh beberapa penari pria atau wanita dengan seragam prajurit. Tarian ini merupakan salah
Tirakatan Tradisi zaman dahulu yang banyak dilakukan masyarakat Jawa pada saat-saat tertentu Terlebih lagi pada bulan Suro yang merupakan bulan pertama penggalan Jawa. Bulan Suro
Dalam rangka menyambut datangnya Hari Wayang Dunia (HWD), yang jatuh pada tanggal 7 November 2024 mendatang, dalang Internasional, K.R.T.Ki H. Gunarto Gunotalijendro.SH.MM atau yang dikenal
Dalam dunia Tosan Aji, Junjung Derajat adalah nama pamor yang motifnya seperti gunung atau segitiga dan berada d bagian bawah atau pangkal keris (Sor-soran). Pamor