Mengulik Makna Simbolik di Balik Gunungan dalam Pewayangan
Dikalangan masyarakat etnis Jawa, seni pementasan wayang kulit merupakan sebuah warisan yang adiluhung. Wayang di mata masyarakat Jawa merupakan sebuah sarana interaktif yang sangat ampuh.
Majalah Online
Ketua Umum FKPPAI Hadiri Prosesi Ritual Akbar “Labuhan Segoro Kidul”
“Konser Wayang Milenial Indonesia” Akan Meriahkan Acara Napak Tilas Eyang Djoego
Tuk Bima Lukar, Mata Air Awet Muda
Tragedi Raden Pabelan, dengan Petualang Cintanya
Legenda dan Mitos Keberadaan Batu Semaur
“Dalang Milenial Indonesia” Akan Meriahkan HUT DKI Jakarta ke 499 Tahun
DPD FKPPAI Jawa Tengah Akan Gelar “Labuhan Segoro Kidul”
Mengulik Sekilas Makna Filosofi Keris Dhapur Jangkung
“Sang Dalang Salto” Akan Menghibur Masyarakat Wonosari Dengan Suguhan Lakon: “Baladewa Jumeneng Narendra”
Nyobeng, Upacara Adat Suku Dayak Bidayuh, Ritual Tahunan Penolak Bala Bencana!
Dikalangan masyarakat etnis Jawa, seni pementasan wayang kulit merupakan sebuah warisan yang adiluhung. Wayang di mata masyarakat Jawa merupakan sebuah sarana interaktif yang sangat ampuh.
Larangan duduk atau berdiri di depan pintu sangat populer di tengah masyarakat. “Jangan duduk di depan pintu, nanti susah dapat jodoh!” atau “Jangan berdiri di
Konon jika kita sedang berada di kawasan Kahyangan Dlepih tidak di perbolehkan mengenakan pakaian warna hijau pupus dan kain bermotif parangklitik. Bagi yang meyakini tahyul,
Sebuah lokasi wisata religi yang disebut Alas Purwo Banyuwangi, merupakan salah satu taman nasional terbesar di Indonesia yang di dalamnya terdapat ribuan fauna dan flora