Mengulik Sekilas Makna Filosofi Keris Dhapur Jangkung

Mengulik Sekilas Makna Filosofi Keris Dhapur Jangkung

Keris dhapur Jangkung mengandung arti agar dalam hidupnya manusia wajib untuk selalu “eling” memohon dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan sumarah, sumeleh serta mituhu, agar hidupnya jinangkung dan jinampangan.

Sumarah berarti berserah atau pasrah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena kita mengetahui betapa Maha Kuasa-Nya, sekaligus memahami betapa tidak berharga dan tidak berdayanya kita manusia di hadapan-Nya.Bahwa Tuhan Yang Maha Esa lah yang mengatur segala sesuatunya dan akan memberikan yang terbaik dalam kehidupan manusia. Di saat kita menghadapi cobaan hidup maka kita berkeyakinan bahwa Sang Tuhan telah mempunyai rencana-Nya sendiri bagi umat manusia.

Sumeleh bukan berarti menyerah. Manusia sebagai hamba hanyalah bisa berusaha dan apapun hasilnya tergantung Ridho-Nya. Maka dengan sumeleh manusia yang diharapkan tak mudah putus asa dan teguh dalam usahanya, termasuk ikhlas menerima yang tidak dikehendaki atau tidak kita harapkan terjadi.

Mituhu, artinya patuh dan menurut nasehat orang tua, karena orang tua adalah salah satu jalan yang membuat seorang manusia bisa sukses. Menjadi langkah awal menuju sebuah kesuksesan yang luar biasa.