Menguak Seputar Misteri dan Legenda Gunung Wilis
Pada 1207 Dandang Gendis atau Sri Krtajaya Putra Mahkota kerajaan Kediri terakhir naik gunung Wilis untuk mengejar cintanya pada dewi Amisani anak Resi Brahmaraja. Tokoh
Majalah Online
Dalang Milenial Indonesia Meriahkan Acara “Indonesia Shadow Puppet Show” di New Zealand
Dalang Milenial Indonesia Akan nDalang di Alun-Alun, Wonosari, Gunung Kidul
Ketua Umum FKPPAI Hadiri Prosesi Ritual Akbar “Labuhan Segoro Kidul”
“Konser Wayang Milenial Indonesia” Akan Meriahkan Acara Napak Tilas Eyang Djoego
Tuk Bima Lukar, Mata Air Awet Muda
Tragedi Raden Pabelan, dengan Petualang Cintanya
Legenda dan Mitos Keberadaan Batu Semaur
“Dalang Milenial Indonesia” Akan Meriahkan HUT DKI Jakarta ke 499 Tahun
DPD FKPPAI Jawa Tengah Akan Gelar “Labuhan Segoro Kidul”
Mengulik Sekilas Makna Filosofi Keris Dhapur Jangkung
Pada 1207 Dandang Gendis atau Sri Krtajaya Putra Mahkota kerajaan Kediri terakhir naik gunung Wilis untuk mengejar cintanya pada dewi Amisani anak Resi Brahmaraja. Tokoh
Di dalam jagad pakeliran atau seni budaya wayang, nampaknya banyak sekali menampilkan berbagai macam kisah yang di angkat. Dengan adanya hal terebut menjadikan penonton atau
Keris kutukan dari Sang Mpu pembuatnya, terbukti dapat mengubah jalannya sejarah. Tentunya sudah tidak asing lagi dengan cerita diatas. Ya…senjata yang dimaksud tersebut adalah keris
Pitutur ‘alon-alon waton kelakon’ ini ada kaitannya dengan nasihat yang berbunyi: ‘aja grasa-grusu, alon-alon waton slamet’ yang artinya ‘jangan bekerja dengan tergesa-gesa, lebih baik pelan