Makna Ungkapan Alon-Alon Waton Kelakon
Pitutur ‘alon-alon waton kelakon’ ini ada kaitannya dengan nasihat yang berbunyi: ‘aja grasa-grusu, alon-alon waton slamet’ yang artinya ‘jangan bekerja dengan tergesa-gesa, lebih baik pelan
Majalah Online
“Dalang Milenial Indonesia” Akan Meriahkan HUT DKI Jakarta ke 499 Tahun
DPD FKPPAI Jawa Tengah Akan Gelar “Labuhan Segoro Kidul”
Mengulik Sekilas Makna Filosofi Keris Dhapur Jangkung
“Sang Dalang Salto” Akan Menghibur Masyarakat Wonosari Dengan Suguhan Lakon: “Baladewa Jumeneng Narendra”
Nyobeng, Upacara Adat Suku Dayak Bidayuh, Ritual Tahunan Penolak Bala Bencana!
Kotagede, Warisan Sejarah Kerajaan Mataram Kuno
Makna Tradisi Tirakatan Ngalap Berkah Bagi Masyarakat Jawa
“Dalang Milenial Indonesia” Akan Meriahkan Pagelaran Wayang Kulit di Spesial Secang Fest 2026
Makna Filosofi Keris Berpamor Buntal Mayat, Jembatan Antara Dunia Kasar dan Halus
Dalang Milenial Indonesia Akan Meriahkan Pagelaran Wayang Orkestra 2026
Pitutur ‘alon-alon waton kelakon’ ini ada kaitannya dengan nasihat yang berbunyi: ‘aja grasa-grusu, alon-alon waton slamet’ yang artinya ‘jangan bekerja dengan tergesa-gesa, lebih baik pelan
Tidak seperti pada umumnya, makam sepanjang 7 meteran tersebut terletak di tengah belantara hutan jati kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, terdapat
Namanya saja gunung, tentunya banyak masyarakat yang mengeramatkan, terutama masyarakat sekitar di wilayah Gunung tersebut. Kenapa? Gunung Karang merupakan nama sebuah gunung tertinggi di Banten
Seni tradisional wayang kulit dikenal sebagai khasnya budaya Jawa. Bahkan, wayang kulit mengalami perkembangan yang sangat pesat di Tanah Jawa, terutama Jawa Tengah dan Jawa