Wayang Kulit, Seni Budaya Khas Tanah Jawa
Seni tradisional wayang kulit dikenal sebagai khasnya budaya Jawa. Bahkan, wayang kulit mengalami perkembangan yang sangat pesat di Tanah Jawa, terutama Jawa Tengah dan Jawa
Majalah Online
“Dalang Milenial Indonesia” Akan Meriahkan Pagelaran Wayang Kulit di Spesial Secang Fest 2026
Makna Filosofi Keris Berpamor Muntal Mayat, Jembatan Antara Dunia Kasar dan Halus
Dalang Milenial Indonesia Akan Meriahkan Pagelaran Wayang Orkestra 2026
Dalang Duta Budaya Internasional K.R.A.Ki.H. Gunarto Gunotalijendro.SH.MM Akan Ndalang di Negara Kanada
Kolaborasi 30 Dalang Rudhal Meriahkan Pelantikan Pengurus PEPADI Sleman, Yogyakarta
Kedaton Nusantara Jayakarta dan FKPPAI Gelar Penganugerahan Bintang Kejayaan Supranatural Nusantara
Mengulik Sekilas Nasehat dan Filosofi Keris Sempana Pajajaran
Jendral TNI (Purn) Dr,H,Wiranto.SH. Hadiri HUT FKPPAI Ke 25 Tahun.
“Dalang Milenial” akan Wayangan di Pondok Pesantren Salaf, Magelang, Jawa Tengah.
Keris Betok Memiliki Kandungan Filosofi Spiritual dan Sosial
Seni tradisional wayang kulit dikenal sebagai khasnya budaya Jawa. Bahkan, wayang kulit mengalami perkembangan yang sangat pesat di Tanah Jawa, terutama Jawa Tengah dan Jawa
Keberadaan sebilah keris di kalangan masyarakat Jawa masih menempati kedudukan yang tidak bisa dipandang remeh. Banyak orang berlomba-lomba mencari keris dengan pamor yang mereka senangi,
Pada tahun 1575, Pemalang berhasil membentuk pemerintahan tradisional. Tokoh yang berperan penting adalah Pangeran Benawa. Banyak diceritakan bahwa, pangeran itu asal mulanya adalah Raja Jipang
Alas Roban, merupakan hutan kecil di sebuah Kecamatan Gringsing, kecamatan yang terletak paling timur di Kabupaten Batang – Jawa Tengah. Jalanan yang begitu menanjak dan